Pages

RSS Feed

Senin, Juli 06, 2009

Ditjen Pajak diminta meneliti SPT tahunan PPh orang pribadi yang nilai pembayaran pajaknya nihil

Ditjen Pajak diminta meneliti pelaporan surat pemberitahuan (SPT) tahunan PPh orang pribadi yang nilai pembayaran pajaknya nihil.
Anggota Komisi XI DPR Andi Rahmat mengatakan hal itu penting dilakukan mengingat sebagian besar SPT yang dilaporkan wajib pajak (WP) saat ini, nilai pembayaran pajaknya adalah nihil. "Pada dasarnya kebanyakan WP itu hanya melaporkan .penghasilannya dari tempat dia kerja, sedangkan penghasilan di luar itu tidak dilaporkan. Jadi kebanyakan SPT yang dilaporkan nilainya nihil," katanya kepada Bisnis kemarin.

Oleh karena itu, Andi meminta agar Ditjen Pajak menyiapkan strategi untuk meneliti kemungkinan adanya WP yang tidak melaporkan pendapatannya di luar profesinya sebagai karyawan atau pegawai negeri.

Dirjen Pajak Darmin Nasution mengakui memang dari jumlah SPT yang dilaporkan pada tahun pajak 2008, banyakdi antaranya nilai pembayaran pajaknya nihil.

"Meski nihil bukan berarti tidak bayar pajak, mereka tetap bayar pajak yang telah dipungut langsung oleh pemberi kerja atau perusahaan," ujarnya pekan lalu.

Jumlah sementara penyerahan SPT tahunan PPh orang pribadi per 31 Maret 2009 tercatat sebesar 4.153.736 SPT atau 47% dibandingkan dengan rasio pemilik NPWP per 31 Desember 2008 sebanyak 8,8 juta orang.

Jumlah itu masih berpeluang bertambah karena penghitungan jumlah pelaporan SPT masih berlangsung dan pemerintah juga masih membuka ruang pelaporan SPT hingga 31 Desember 2009.

Jika dibandingkan dengan jumlah kepemilikan NPWP sampai 31 Maret 2009 yang sebanyak 11,7 juta NPWP, rasio penyerahan SPT tersebut baru 37,2%.

Tahun ini, Dirjen Pajak menargetkan jumlah pembayar pajak riil (yang menyampaikan SPT) adalah 45% dari jumlah total pemilik nomor pokok wajib pajak (NPWP) atau sekitar 6,75 juta WP.



Sumber : Bisnis Indonesia

0 komentar: