Pages

RSS Feed

Jumat, Januari 15, 2010

Cara Menghitung Pajak Penghasilan Pasal 21 Orang Pribadi

Menambahkan tulisan yang sudah ada, klik disini. Untuk lebih meyakinkan perhitungan SPT Tahunan Anda, pada tulisan kali ini saya ingin memberikan cara menghitung PPh Pasal 21 untuk Anda. Jika Anda termasuk yang sudah mengetahui cara perhitungannya, Anda tinggal mencocokan saja, tetapi jika Anda termasuk yang belum mengetahuinya, Anda bisa mengikuti caranya.

Tulisan ini juga berkaitan dengan dua tulisan saya sebelumnya, yaitu cara membuat SPT Tahunan OP dengan form 1770S dan form 1770SS. Dan cara menghitung PPh Pasal 21 OP ini, juga sebagai control untuk Anda saja.



Sebenarnya cara menghitung PPh Pasal 21 tidak terlalu sulit, tetapi bagi orang yang awam soal perpajakan, pastinya akan menjadi lebih rumit. Saya banyak mengerjakan PPh Orang Pribadi, semuanya menyatakan tidak mengetahui cara membuatnya. Karena itu mempelajari perpajakan saya rasa jadi menyenangkan apabila sudah bisa mendatangkan penghasilan untuk Anda.

Oke, sekarang kita mulai saja..!!

Definisi umum :
1. Pajak Penghasilan adalah pajak atas penghasilan berupa gaji, upah, honorarium, tunjangan, dan pembayaran lain dengan nama dan dalam bentuk apapun sehubungan dengan pekerjaan atau jabatan, jasa, dan kegiatan yang dilakukan oleh orang pribadi.

2. Biaya Jabatan adalah biaya untuk mendapatkan, menagih dan memelihara penghasilan yang dapat dikurangkan dari penghasilan setiap orang yang bekerja sebagai pegawai tetap tanpa memandang mempunyai Jabatan atau tidak.

3. Penghasilan Tidak Kena Pajak (PTKP) adalah batas penghasilan seseorang yang tidak boleh dikenakan pajak.

Contoh 1.
Ibnu Zabila adalah seorang karyawan yang bekerja pada perusahaan PT.Matahari Abadi dengan memperoleh gaji sebulan sebesar Rp.5.000.000,-, membayar iuran pensiun sebesar Rp.100.000,-. Ibnu Zabila berstatus telah menikah tetapi belum mempunyai Anak. Dia juga telah mempunyai NPWP. (jika tidak memiliki NPWP Anda akan dikenakan 20% lebih besar dari tarif biasa)

Cara perhitungannya sebagai berikut :

a. Contoh OP yang telah memiliki NPWP.


Gaji sebulan

Rp.5.000.000,-

Pengurangan:
-Biaya Jabatan:
5% x Rp.5.000.000,-
-Iuran Pensiun:


Rp.250.000,-

Rp.100.000,-





Rp. 350.000,-
--------------

Penghasilan neto sebulan

Rp.4.650.000,-

Penghasilan neto setahun
12xRp.4.650.000,-

Rp.55.800.000,-

PTKP setahun:
-untuk WP sendiri
-tambahan WP kawin:


Rp.15.840.000,-
Rp. 1.320.000,-




Rp.17.160.000,-
---------------

Penghasilan Kena Pajak setahun

Rp.38.640.000,-

PPh Pasal 21 terutang:
5% x Rp.38.640.000,-


Rp.1.932.000,-

PPh Pasal 21 sebulan:
Rp.1.932.000,- : 12


Rp.161.000,-


b. Contoh OP yang tidak memiliki NPWP.

Gaji sebulan

Rp.5.000.000,-

Pengurangan:
-Biaya Jabatan:
5% x Rp.5.000.000,-
-Iuran Pensiun:


Rp.250.000,-

Rp.100.000,-





Rp. 350.000,-
--------------

Penghasilan neto sebulan

Rp.4.650.000,-

Penghasilan neto setahun
12xRp.4.650.000,-

Rp.55.800.000,-

PTKP setahun:
-untuk WP sendiri
-tambahan WP kawin:


Rp.15.840.000,-
Rp. 1.320.000,-




Rp.17.160.000,-
---------------

Penghasilan Kena Pajak setahun

Rp.38.640.000,-

PPh Pasal 21 terutang:
5% x 120% x Rp.38.640.000,-


Rp.2.318.400,-

PPh Pasal 21 sebulan:
Rp.2.318.400,- : 12


Rp.193.200,-


Penjelasan :
Untuk perhitungan PPh Pasal 21, Anda bisa menggunakan 2 cara yaitu:
1. Penghasilan dihitung perbulan seperti contoh diatas.
2. Penghasilan sebulan langsung dikalikan 12, termasuk biaya jabatan, iuran pensiun, hingga hasil PPh Pasal 21 setahun, setelah itu Anda bagi lagi 12.

Contoh diatas dapat Anda coba dengan Formula SPT PPh 21 yang telah saya buatkan untuk Anda, baca di sini. Dan Anda bisa mendownloadnya di formulir Pajak.

Pada saat ini saya ingin mengingatkan kepada Anda, bahwa lapor SPT Tahunan OP sudah hampir dekat, memang masih banyak waktu tapi bersiap-siaplah dari sekarang, gunakan sedikit waktu Anda untuk belajar membuat sendiri SPT Tahunan Anda. Sukses untuk Anda.

Sekian..Semoga tulisan ini bermanfaat untuk Anda.

1 komentar:

xiurong mengatakan...

pak, saya bekerja dan penghasilan juga tidak sampai 60jt pertahun serta perusahaan tidak membayarkan pajak saya karena satu dan lain hal, formulir apa yang harus saya gunakan untuk pelaporan pajak?
kalau menggunakan formulir 1770SS harus melampirkan form 1721A dsb nya pdhal pajak saya tidak dibayarkan oleh perusahaan sehingga saya tidak mendapatkan form tsb

Terima Kasih